Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sistem Islam Buah Nyata Pekerja Sejahtera

Jumat, 02 Februari 2024 | Jumat, Februari 02, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-02-02T07:05:58Z

 


Solusinya optimasi peran negara sebagai riayatus syu'unil ummah, pelayanan terhadap semua urusan umat dalam segala aspek kehidupan

Salah satunya dalam aspek ekonomi, negara berkewajiban memenuhi semua kebutuhan rakyatnya, individu per individu, sehingga tidak ada satupun warga negara yang kesulitan mencari nafkah, kesulitan bertahan hidup atau mendapatkan pekerjaan yang layak


Oleh Lia Nurjanah

Aktivis Muslimah


Siddiq-News.com, OPINI -- Rakyat makin menjerit karena lapangan pekerjaan sedikit, membuat hidup makin irit karena kebutuhan ekonomi terus menghimpit. Seperti yang dikutip oleh media online cnbc indonesia, Kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh PT. Hung-A Indonesia mencuat setelah unggahan video di media sosial menjadi viral. PHK itu disebut-sebut bakal 'menelan korban' sekitar 1.500 pekerja yang akan kehilangan sumber nafkahnya.


Begitupun yang dikutip dari cnbc indonesia, Disebutkan bahwa, PT. Hung-A Indonesia melakukan PHK atas ribuan pekerjanya karena akan menutup operasional mulai Februari 2024. Beredar kabar, pabrik ban asal Korea Selatan (Korsel) itu tengah berencana segera hengkang dari Indonesia. PT. Hung-A rencananya akan pindah ke negara lain untuk mendirikan pabriknya. Mengapa demikian? Karena buruknya situasi ekonomi di Indonesia, ini terjadi karena penerapan sistem ekonomi kapitalis yang egois menyelamatkan perusahaan, tapi abai dengan nasib pekerja sehingga mengakibatkan PHK. PHK ini juga sangat berpengaruh bagi para pemilik usaha maupun pekerja, terutama bagi pekerja banyak kehilangan lapangan pekerjaan, sedangkan kebutuhan hidup semakin banyak dan mahal, sementara itu jaminan dari negarapun tidak ada. Bantuan sosial dalam berbagai bentuk tidak sesuai atau tidak tepat sasaran, sehingga hanya sedikit rakyat yang mendapatkan, itupun dalam jumlah yang tidak memadai. Begitupun terkait pesangon dan hak warga tidak bisa menjadi harapan karena berisi ketidaksesuaian dan ketidakadilan untuk pekerja.


Sudah sangat jelas bahwa tidak ada peran negara untuk meriayah umatnya, karena penerapan sistem yang salah, yaitu sistem kapitalis. 


Faktanya banyak sekali pengangguran yang bertebaran di seluruh pelosok negeri ini. Dengan banyaknya PHK di mana-mana, rentan sekali bagi umat, tentunya buntut dari permasalahan ini akan mengakibatkan makin banyaknya rakyat yang kelaparan, kemiskinan dan bisa menimbulkan banyak kejahatan. Sudah banyak sekali faktanya terjadi kejahatan pembegalan, pencurian sampai dengan pembunuhan. Ini semua terjadi dampak dari kurangnya riayah negara dengan sangat minim sekali lapangan pekerjaan. 


Solusinya optimasi peran negara sebagai riayatus syu'unil ummah, pelayanan terhadap semua urusan umat dalam segala aspek kehidupan. Salah satunya dalam aspek ekonomi, negara berkewajiban memenuhi semua kebutuhan rakyatnya, individu per individu, sehingga tidak ada satupun warga negara yang kesulitan mencari nafkah, kesulitan bertahan hidup atau mendapatkan pekerjaan yang layak.


Hal tersebut hanya bisa tercapai ketika negara menerapkan sistem Islam bukan kapitalisme yang menistakan. Islam menjadikan negara sebagai pelayan bagi urusan umat, dari pelayanan itu sendiri wajib hukumnya sebagai penanggung jawab untuk kesejahteraan rakyat. Negara memiliki berbagai cara untuk mewujudkan keberlangsungan hidup rakyatnya termasuk dalam menciptakan lapangan kerja. Begitupun dalam sistem ekonomi Islam diterapkan secara kaffah, terbukti mampu menghasilkan kesejahteraan umat manusia, dan kesejahteraan yang semisal tidak pernah terjadi dalam sistem lain, baik kapitalis maupun sosialis.


Islam tentunya sangat menjamin kebutuhan pokok rakyatnya dengan berbagai cara sehingga semua keberlangsungan hidup rakyatnya sejahtera. Tidak ada lagi kesengsaraan, tidak ada lagi kejahatan.


Islam adalah ideologi yang benar dan sempurna. Menurut syariatnya tentu saja akan memberikan perlindungan terhadap kelangsungan hidup umatnya. Oleh karena itu, umat harus dicerdaskan tidak boleh berdiam diri saja, cukup dengan bersabar dan berempati. Karena Islam dalam tujuannya itu sendiri untuk membangun manusia, bukan semata-mata karena materi. Harus ada langkah nyata yang kita lakukan yaitu amar ma'ruf nahi munkar dan memperjuangkan, agar sistem terbaik yang diberlakukan di negeri ini yaitu sistem Islam. Dengan sistem Islam hidup rakyat aman dan sejahtera dalam menjalankan kehidupan dunia jauh dari bala sengsara.

Wallahualam bissawab. []

×
Berita Terbaru Update